Artikel
Desa Membangun Indonesia
23 Juni 2018 03:19:33
Administrator
616 Kali Dibaca
Perpustakaan Desa
Menemukan ruh pembangunan yang memberdayakan tidaklah mudah. Reformasi di Indonesia pada tahun 1998 telah memilih sis-tem desentralisasi. Otonomi daerah menjadi konsep operasionalnya. Bukan tidak berhasil, tapi penyelenggaraan otonomi daerah ternyata belum mampu melahirkan kesejahteraan bagi lapisan masyarakat ter-bawah yang hidup di desa. Bahkan gini rasio 1 terus meningkat sudah di atas 0,41 yang menandakan kesenjangan ekonomi yang semakin lebar. Otonomi daerah cenderung jamak menyediakan karpet merah bagi kelompok usaha untuk mengelola sumber daya alam daerah. Tidaklah mengherankan bahwa di era otonomi daerah lengket dengan paradigma market driven development dan desa masih terpinggirkan.
Launching Pemasangan Sambungan Rumah Desa Tanglad
TP. PKK Desa Tanglad Gelar Kegiatan Pembuatan PMT Balita Berupa Bubur Ayam
Pemerintah Desa Tanglad Sosialisasikan Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025
Serah Terima Bantuan Pakaian Tari Baris Pati kepada Banjar Adat Penyangcangan
Penutupan KKN PPM Periode XXXI Tahun 2025 Universitas Udayana di Desa Tanglad
Penutupan Pordes Desa Tanglad Tahun 2025
Publikasi Laporan Realisai Pelaksanaan APBDes (DDS) Tahun 2020
76th INDONESIA MERDEKA
ZOOM MEETING TERKAIT SID PENYEDIAAN AIR BAKU DI NP
Selamat Datang di Website Resmi Desa Tanglad
Rapat Terkait Persiapan Bulan Bahasa Bali Tahun 2021
RAPAT PILKEL DESA TANGLAD
Rancang Bangun dan Pengelolaan BUMDesa
KEGIATAN POSYANDU TEBA DESA TANGLAD
MUSDES RKP DESA TAHUN ANGGARAN 2021
Kegiatan Posyandu Julingan Desa Tanglad
PEMBINAAN KADER POSYANDU DESA TANGLAD
Penganggaran Pembangunan secara Partisipatif
Penerimaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Periode XXXI Tahun 2025 Universitas Udayana di Desa Tanglad